“SIKAP TUBUH YANG TEPAT SELAMA DOA BAPA KAMI DALAM PERAYAAN MISA KUDUS.”

Doa Bapa Kami adalah doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada kita. Selama Misa Kudus, Gereja mengajak umat beriman untuk mengucapkannya dengan penuh hormat dan dalam kesatuan saat kita bersiap menerima Komuni Kudus.

✝️ SIKAP TUBUH

  • Berdirilah dengan penuh hormat bersama jemaat lainnya.
  • Hadaplah ke arah altar, tempat Perayaan Ekaristi sedang berlangsung.
  • Berdoalah dengan penuh perhatian dan dari lubuk hati.
  • Pertahankan sikap yang penuh hormat dan khusyuk.

✝️ BERPEGANGAN TANGAN?

Misal Romawi tidak menginstruksikan umat untuk berpegangan tangan selama doa Bapa Kami.
Meskipun beberapa orang memilih melakukannya sebagai kebiasaan pribadi, hal itu bukanlah bagian yang diwajibkan dalam Misa, dan tidak ada yang boleh merasa tertekan untuk ikut serta.

✝️ ️ MERENTANGKAN TANGAN?

Postur orans (tangan terentang dalam doa) adalah postur yang ditetapkan bagi imam selama doa Bapa Kami.
Gereja tidak mengarahkan jemaat untuk meniru gerakan ini. Umat beriman bebas berdoa dengan khusyuk tanpa perlu mengulurkan tangan. Umum dipraktekkan, umat cukup mengatupkan tangan.

✝️ BERFOKUS PADA DOA

Yang terpenting bukanlah apa yang dilakukan tangan kita, melainkan bahwa hati kita bersatu dengan Kristus saat kita mengucapkan kata-kata yang Dia sendiri berikan kepada kita.

Marilah kita berdoa Bapa Kami dengan iman, kerendahan hati, dan pengabdian sebagai anak-anak Bapa di Surga.

“Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu…” (Matius 6:9)